Rabu, 20 Januari 2010

Biografi Singkat Tokoh Ulama Salaf Ahlul Bait (Bagian 2)

Al Imam Muhammad al-Naqib bin Ali al-Uraidhi bin Ja'far al-Shodiq bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein bin Fathimah Azzahro binti Rasulullah istri Sayyidina Ali bin Abu Thalib. Beliau dilahirkan di kota Madinah Al Munawarroh pada tahun 184 Hijriah. Dibesarkan dan dididik oleh ayahnya Al Imam Ali al-Uraidhi hingga ayahnya wafat. Beliau tidak pernah berpergian dan berpisah dari ayahnya kecuali setelah ayahnya wafat.
Imam Muhammad bin Ali al-Uraidhi adalah seorang pemimpin yang sempurna. Para ulama sepakat atas kepemimpinannya, kewibawaannya, ilmunya, amalnya, kewara'annya, karena itulah Imam Muhammad digelari dengan al-Naqib (pemimpin). Beliau orang yang banyak beribadah, dermawan, tidak suka ketenaran hingga ia dijuluki Jamaluddin. Beliau yang pertama kali pindah dari kota Madinah ke kota Iraq dan menetap di Basrah setelah ayahnya wafat. Di sana beliau di sambut baik oleh masyarakatnya. Tidak sedikit sejarawan penyair dan ulama yang menuturkan pujian atas pribadi beliau yang luhur sampai wafatnya.
Beliau dikaruniai banyak keturunan yang kelak menjadi ulama-ulama shoihin yang menyebarkan agama islam ke penjuru dunia, diantara keturunannya itu ialah: al-Muhaddits Yahya bin Husin bin Isa Arrumi bin Muhammad An-Naqib, Abu Turab Ali bin Isa al-Akbar, Abu Fawaris Ja'far bin Hamzah bin Husin bin Musa bin Isa al-Akbar, Ishaq bin Isa al-Akbar, Muhammad bin Muhsin bin Muhammad bin Husin, Isa bin Muhammad bin Husin.
Diantara ulama yang menulis tentang riwayat hidupnya ialah Al Amari dan Ibnu Anbah, beliau wafat di kota Basrah pada tahun 243 Hijriah.

0 komentar:

Posting Komentar

ShareThis